Kantor Antara menjadi saksi berlangsungnya kegiatan BESTEAM (Bestian Sama Yatim) 2026, sebuah program kolaboratif yang menghadirkan kebersamaan, kepedulian, dan harapan bagi anak-anak yatim penerima beasiswa dari Dompet Dhuafa. Acara ini menjadi momentum istimewa untuk mempererat hubungan antara para pemangku kepentingan, mitra, dan anak-anak yatim yang selama ini mendapatkan dukungan pendidikan melalui program Dompet Dhuafa.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi Press Conference yang menghadirkan sejumlah narasumber inspiratif. Hadir Public figure Teuku Wisnu yang menyampaikan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung pendidikan dan masa depan anak-anak yatim. Aku berkesempatan untuk hadir dalam kegiatan BESTEAM (Bestian Sama Yatim) 2026, sebuah program kolaboratif yang menghadirkan kebersamaan, kepedulian, dan harapan bagi anak-anak yatim penerima beasiswa dari Dompet Dhuafa. Acara ini menjadi momentum istimewa untuk mempererat hubungan antara para pemangku kepentingan, mitra, dan anak-anak yatim yang selama ini mendapatkan dukungan pendidikan melalui program Dompet Dhuafa.
![]() |
| Teuku Wisnu |
Turut hadir Herdianysah, Wakil Ketua Pengurus Dompet Dhuafa, yang menegaskan komitmen Dompet Dhuafa dalam menghadirkan program-program pemberdayaan dan pendidikan yang berkelanjutan bagi anak-anak yatim dan dhuafa. Menurutnya, dukungan yang diberikan bukan hanya berupa bantuan pendidikan, tetapi juga pembinaan karakter dan pengembangan potensi agar mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang mandiri dan berdaya saing.
Sementara itu, Widodo selaku Ketua BESTEAM 2026, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian bersama terhadap masa depan anak-anak yatim. Melalui BESTEAM, berbagai pihak dapat terlibat langsung dalam menghadirkan pengalaman berharga, motivasi, serta dukungan moral yang dibutuhkan anak-anak untuk terus melangkah meraih impian.
![]() |
| Bapak Widodo selaku Ketua Besteam 2026 |
Dukungan juga datang dari Elizabeth Driemerda, perwakilan Gramedia Regional, yang menyampaikan pentingnya membangun budaya literasi sejak dini. Gramedia turut berpartisipasi dalam kegiatan ini dengan memberikan bingkisan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk dukungan terhadap semangat belajar dan pengembangan wawasan mereka.
![]() |
| Elizabeth Driemerda (Gramedia Regional) |
Suasana semakin hangat ketika 3 penerima beasiswa Dompet Dhuafa, yakni Rahmat, Safa, dan Zahra, berbagi cerita mengenai perjalanan pendidikan, pengalaman mereka menerima manfaat beasiswa, serta harapan yang ingin mereka capai di masa depan. Kisah-kisah yang disampaikan menjadi inspirasi bagi seluruh peserta yang hadir, sekaligus menunjukkan bahwa dukungan yang diberikan dapat membuka jalan menuju masa depan yang lebih cerah.
![]() |
| Adek Rahmat Penerima Beasiswa Dompet Dhuafa |
![]() |
| Adek Shafa Penerima Beasiswa Dompet Dhuafa |
Salah satu momen paling berkesan dalam kegiatan ini adalah prosesi Menyalakan Lentera Harapan. Bersama-sama, para narasumber dan anak-anak yatim menyalakan lentera sebagai simbol semangat, optimisme, dan harapan yang terus menyala dalam perjalanan meraih cita-cita. Cahaya lentera tersebut menjadi representasi dari dukungan dan kepedulian yang akan terus mengiringi langkah anak-anak yatim menuju masa depan yang lebih baik.
Sebagai penutup, dilakukan pembagian bingkisan dari Gramedia kepada seluruh anak yatim yang hadir. Bingkisan tersebut tidak hanya menjadi hadiah yang membahagiakan, tetapi juga simbol perhatian dan dukungan agar mereka terus semangat belajar, membaca, dan mengembangkan potensi diri.
Melalui BESTEAM (Bestian Sama Yatim) 2026, Dompet Dhuafa bersama para mitra dan sahabat kebaikan kembali menegaskan bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk bermimpi dan meraih masa depan yang gemilang. Dengan kebersamaan, kepedulian, dan semangat berbagi, lentera harapan yang dinyalakan hari ini diharapkan akan terus menerangi perjalanan anak-anak yatim menuju kesuksesan di masa depan.




















































