Mengenal Kredit Pintar Lebih Dekat - Black Girl

Mengenal Kredit Pintar Lebih Dekat

by - Desember 18, 2023

Di zaman era digital seperti saat ini lebih mudah untuk mengembangkan usaha dibandingkan beberapa tahun yang lalu. Karena saat ini banyak akses supaya produk kita dikenal oleh masyarakat. Salah satunya share melalui grup komunitas whatsapp group yang isinya teman-teman atau bisa juga share di sosial media. Oleh karena itu saat ini pelaku UMKM banyak disupport oleh Pemerintah atau agar memperluas jaringan pemasaran sampai go global. Beberapa minggu yang lalu pelaku UMKM di dukung oleh Bank BUMN untuk jual hasil usahanya tujuannya untuk mengenalkan produk-produk tersebut oleh masyarakat luas. Upaya lain yang dilakukan pemerintah untuk pelaku UMKM yaitu kemudahan akses dalam permodalan Kredit Usaha Rakyat dan aku hadir untuk mendengarkan isi talkshow dari Kredit Pintar dalam berkolaborasi dengan para pelaku UMKM. 

Hadir di event Kelas Pintar bersama
 Kredit Pintar

Dalam menjalani UMKM harus mengetahui bagaimana strategi untuk mengembangkan usaha kecil yang di jalankan. Berdasarkan informasi, 70% UMKM yang ada di Indonesia memulai UMKM tersebut karena adanya desakan ekonomi, bukan karena mereka memilki produk yang unik atau keterampilan pada bidang tertentu. Untuk tetap dapat bertahan dan berkembang di dalam usaha yang semakin ketat, kita harus memiliki keterampilan, bekerja secara profesional dan mampu menciptakan inovasi dan bisnis. Aku hadir di acara Kelas #Pintar Bersama Blogger Hub Jakarta yang diadakan di Connecting Jakarta Selatan. Hadir juga beberapa narasumber yaitu : 

- Arsya Helmi selaku Regulatory Compliance Kredit Pintar

- Puji Sukaryadi selaku Brand Manager Kredit Pintar

- Nita Kurnia selaku penggiat UMKM dan fotografer produk

Ibu Nita mengatakan Untuk pelaku UMKM usahanya ingin dikenal disarankan untuk melakukan hal , seperti foto produk yang eye catching dan menarik. Bukan pas foto langsung posting tetapi ada hal yang perlu diperhatikan. Ada langkah pelaku UMKM untuk mempromosikan produknya yaitu : 

1. Mengenali Produk

Sebelum melangkah ke foto produk terlebih dahulu kenali produk kita sendiri mengetahui keunikan, keunggulan dan kelebihan produk kita sendiri. 

2. Segmentasi Pasar atau Konsumen

Produk yang dijual targetnya harus tau, misalkan ingin jual produk bayi targetnya mom and dad. Atau aksesoris motor targetnya para laki-laki, jadi kita ga asal untuk memasarkan produk kita. 

3. Social Media atau MarketPlace Online

Di era modern saat ini selain membuka gerai toko untuk memasarkan produk, social media maupun market place online adalah salah satu cara baru untuk memasarkan produk yang ingin anda jual. Platform yang bisa digunakan tanpa perlu bayar seperti Tiktok, Instagram, Facebook, Twitter, sampai YouTube. Untuk mempromosikannya bisa dengan mereview atau sewa selebgram untuk mempromosikan produk kita biar laris manis. Bisa juga dari teman-teman komunitas dari mulut ke mulut kalo produk kita yang dijual berkualitas, Orang-orang pasti mencari produk kita. 

Ibu Nita selaku Pelaku UMKM dan
Fotografer Produk
 

Intaian Bahaya Di balik Kemudahan Pinjol

Mas Arsya Helmi juga mengatakan bagi pelaku UMKM lebih waspada apabila ingin pinjam modal untuk usahanya. Perlu diperhatikan pada saat meminjam modal hindarkan namanya Pinjol karena risikonya bagi peminjam dalam segi keamanan data pribadi sangat bahaya. Bukan hanya itu aja suku bunga relatif lebih tinggi dan maraknya Pinjol ilegal. Bagi pemberi pinjaman yaitu Risiko Kredit, risiko keterlambatan dan pembayaran bisa lebih mahal karena tinggi bunganya. 

Selain itu Pinjol syarat dan ketentuan relatif lebih mudah, tidak membutuhkan agunan, dapat diakses dimana saja melalui internet dan proses pencairan relatif lebih cepat. 

Fintech Terdaftar dan Ilegal yang membedakan antara lain : 

Terdaftar :

- Direksi dan komisaris penyelenggara jelas dan memiliki pengalaman di industri di jasa keuangan. 

- Tenaga penagih wajib tersertifikasi AFPI, bisa menggunakan jasa penagihan yang terdaftar AFPI. Apabila ada pelanggaran OJK, AFPI dapat memberikan sanksi. 

- Wajib menjadi anggota asosiasi yang ditunjuk OJK, yaitu Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) 

Ilegal : 

- Tidak ada standar pengalaman apapun yang harus dipenuhi. 

- Tidak mengikuti tata cara penagihan yang beretika dan sesuai aturan. 

- Tidak memiliki Asosiasi ataupun tidak dapat menjalankan AFPI. 

Bpk. Arsya Helmi selaku Regulatory Compliance Kredit Pintar

Di acara ini menjelaskan kepada peserta yang hadir untuk lebih aware dalam pinjaman untuk modal usaha atau apapun. Kredit Pintar ini hadir guna memberikan akses keuangan inklusif melalui peran teknologi yang bertanggung jawab. Peringkat #1untuk aplikasi pinjaman uang tunai yang paling banyak diulas di Google PlayStore Indonesia. Kredit Pintar juga telah didownload lebih dari 20 juta kali, rating google 4.2 dari 5 dengan 2 juta review "ujar Puji Sukaryadi selaku Brand Manager Kredit Pintar 

Bpk. Puji Sukaryadi selaku Brand Manager Kredit Pintar

So kalian yang ingin pinjaman wajib terdaftar OJK dan Kredit Pintar ini sudah terdaftar OJK. Bagi kalian yang ingin mengetahui Informasi Pinjol Legal bisa mengakses website, instagram, twitter OJK dan kontak OJK :157. So jangan salah pilih pinjaman usaha kalian yah. 


You May Also Like

16 komentar

  1. buat catatan dan warning untuk mas joko kalau mau cari fintech harus seperti yang mb fajar tulis biar ga terjebak pinjol ilegal

    BalasHapus
  2. Masyarakat memang harus dibangun ya rasa awarnessnya untuk tidak sembarangan pinjam uang di pinjol ilegal ya. Awalnya enak udahannya menyusahkan

    BalasHapus
  3. Nah mengenai kredit ini harus dipelajari betul legalitasnya jangan sampai jadi bumerang untuk kreditur

    BalasHapus
  4. Solusi cerdas bagi penambahan modal sudah tersedia banyak, semoga saja para pemilik usaha tidak terjebak pada pinjol ilegal. Harus dicek dulu sudah dalam pengawasan OJK atau tidak agar tidak meresahkan di kemudian hari.

    BalasHapus
  5. Penting banget nih fintech harus dipilih secara benar seperti Kredit Pintar ini, diharapkan masyarakat jangan sampai terjebak pada pinjol yang ilegal.

    BalasHapus
  6. Betul banget nih, mesti digarisbawahi banget. Nyari pinjaman modal harus hati-hati. Sayang banget kan kalo usaha bukannya berkembang tapi malah terlilit utang pinjol ilegal.

    BalasHapus
  7. Kredit pintar bisa jadi opsi finansial misalnya bagi umkm yg tengah merintis dan membutuhkan modal. Proses pelunasan dan pembayaran cicilan pun terbilang mudah, selain itu sudah terdaftar OJK

    BalasHapus
  8. Memang perlu kehati-hatian dan mengenal lebih dalam soal pinjaman ini, apalagi urusannya adalah pinjol, dikenali dulu deh dan dilihat udah terdaftar OJK belum

    BalasHapus
  9. Sejujurnya aku itu gak berani yang namanya kredit kredit atau yang intinya hutang dulu... karena prinsipnya, ada beli gak ada yaudah nabung atau pakai yg ada dulu.... tapi biasanya layanan kredit2 ini bisa bermanfaat bagi yg kepepet tapi betul semua harus hati2

    BalasHapus
  10. Edukasi kayak gini hrs digalakkan. Soalnya banyak anak muda yang kebanyakan keinginan dgn tdk memenuhi status finansualnya. Akibatnya ya utang menggunung tanpa tahu cara bayarnya. Hal2 smcm ini hrs diwaspadai. Jgn sampe terjadi pada kkta ya. Utang bolrh aja asal mampu mrmbayarnya.

    BalasHapus
  11. Nyari pinjaman sekarang untuk modal usaha harus hati-hati carilah yang diawasi OJK dan kita bisa mengukur diri kita apakah kita bisa membayarnya dengan sejumlah yang kita pinjam tepat waktu

    BalasHapus
  12. Kredit pintar emang wajib tuh. Jangan sampe gegara berutang, kita kena masalah yang tiada ujung. Ini penting untuk pelaku UMKM agar makin maju dan jadi andalan ekonomi Indinesia

    BalasHapus
  13. Sepakat banget dengan pendapat Ibu NIta bahwa pelaku UMKM jika ingin usahanya dikenal lebih baik dan lebih dekat wajib melakukan promosi produk dengan sangat detail, mulai dari foto produk yang eye catching dan juga menarik, karena sebagai pembeli online, melihat visual adalah pertama kali menentukan dia lanjut atau tidak melihat produk bahkan wampai membelinya. Jaid buatlah foto produk semenarik mungkin

    1. Mengenal

    BalasHapus
  14. Sepakat banget dengan pendapat Ibu NIta bahwa pelaku UMKM jika ingin usahanya dikenal lebih baik dan lebih dekat wajib melakukan promosi produk dengan sangat detail, mulai dari foto produk yang eye catching dan juga menarik, karena sebagai pembeli online, melihat visual adalah pertama kali menentukan dia lanjut atau tidak melihat produk bahkan sampai membelinya. Jadi buatlah foto produk semenarik mungkin agar pembeli penasaran dan akhirnya membeli

    BalasHapus
  15. UMKM di era sekarang buat dapat pendanaan ada banyak banget sumbernya, tapi memang harus diperhatikan jangan sampai malah terjebak di pinjol ilegal dengan bunga mencekik dan berbahaya, edukasi kayak gini harus banyak nih diberikan kepada UMKM biar mereka lebih paham

    BalasHapus
  16. Nah, bermanfaat banget infonya ini, kita mesti cek ricek dulu supaya gak terjebak pinjol ilegal. Mantap nih ada Kredit Pintar, apalagi sdh terdaftar di OJK

    BalasHapus